Cara Penggemukan Sapi Secara Organik Agar Cepat Panen

Belajar BeternakCara Penggemukan Sapi Secara Organik saat ini merupakan salah satu solusi agar hasil panen sapi bisa lebih cepat dari pada biasanya yang bisa di panen selama kurang lebih 4 sampai 6 bulan. Tetapi dengan adanya cara seperti ini tentu akan menghemat waktu dan biaya penggemukan sapi yang dipelihara.

Cara Penggemukan Sapi Secara Organik Agar Cepat Panen

Melakukan bisnis ternak sapi memang memiliki prospek yang cukup bagus untuk di kembangkan. Karena memang kebutuhan daging sapi di masyarakat memang terus meningkat dari waktu ke waktu. Terlebih lagi peningkatan jumlah penduduk yang terjadi terus menerus, serta adanya kesadaran masyarakat akan konsumsi protein hewani yang membuat permintaan daging semakin melonjak.

Jika selama ini melakukan penggemukan sapi dengan cara tradisional. Tentu kini untuk dapat memproduksi daging sapi secara cepat sudah bisa anda lakukan dengan Cara Penggemukan Sapi Secara Organik yang tentu sangat tepat untuk anda lakukan. Dalam menjalankan usaha ternak sapi tentu anda ingin mendapatkan profit atau keuntungan yang besar.

Sapi merupakan salah satu hewan ternak yang memang memiliki banyak manfaat. Dari daging sampai kotorannya bisa dimanfaatkan dan bisa menghasilkan keuntungan yang besar. Tetapi sayangnya hingga saat ini masyarakat di Indonesia masih banyak yang melakukan ternak sapi dengan cara tradisional. Dengan cara seperti itu tentu penggemukan sapi membutuhkan waktu yang memang sangat lama.

Pada kesempatan kali ini. Saya akan memberikan sebuah solusi yang bisa anda lakukan. Tentunya untuk penggemukan sapi potong yang memang hanya membutuhkan waktu selama 100 hari bobot sapi sudah menjadi lebih berbobot dan tentu sudah bisa langsung di panen. Berikut adalah cara untuk penggemukan sapi potong secara organik yang bisa anda lakukan. Jika kalian demen makan ataupun demen kuliner Bakso Kuah Rujak Pertama Ala Boogie Dessert House merupakan kuliner yang harus anda kunjungi.

Manajemen Kandang Sapi

Cara Penggemukan Sapi Secara Organik Agar Cepat Panen

Kandang merupakan tempat tinggal sekaligus tempat istirahat bagi sapi. Untuk melakukan penggemukan sapi tentu secara individu ataupun kelompok. Tentu anda bisa membuat kandang sesuai dengan jumlah populasi yang ingin anda ternak. Dalam membuat kandang juga tidak harus yang terlalu mahal ataupun mewah, anda hanya perlu membuat sesuai dengan kebutuhan saja.

Hal yang harus anda perhatikan dalam membuat kandang sapi tentu hal yang pertama harus anda perhatikan adalah mudah dalam membersihkan kandang tersebut. Berikut adalah beberapa persyaratan kandang sapi potong yang harus anda perhatikan.

  • Kandang sapi potong harus jauh dari permukiman warga.
  • Kandang sapi harus lebih tinggi dari jalanan, hal ini untuk mencegah adanya genangan air saat terjadi banjir.
  • Terdapat tempat pembuangan limbah seperti kotoran ataupun sisa sisa pakan hijauan yang tidak habis di makan.
  • Sumber air dekat dan mudah untuk di peroleh saat musim kemarau tiba.
  • Konstruksi kandang harus kuat dan kokoh.

Tipe kandang sapi yang sangat cocok untuk anda gunakan adalah kandang ganda. Kandang ini terdiri dari 2 baris kandang sapi yang saling berhadapan, dan diantara kandang dibuang gang untuk memudahkan pemberian pakan. Dan jangan lupa juga untuk memberikan sekat pada setiap kandang di bagi 1 ekorĀ  diberikan sekat agar sapi tidak melakukan aktifitas yang berlebihan. Karena dengan cara seperti ini akan lebih memper cepat proses penggemukan pada sapi jika melakukan Cara Penggemukan Sapi Secara Organik.

Pemilihan Bibit Sapi Berkualitas

Cara Penggemukan Sapi Secara Organik Agar Cepat Panen

Penggemukan sapi agar lebih berhasil tentu harus memiliki bibit yang berkualitas atau bakalan yang tepat. Tentu ada beberapa jenis bakalan atau bibit sapi yang bisa digunakan dalam sistem Cara Penggemukan Sapi Secara Organik yaitu seperti sapi Madura, Sapi Ongole, Sapi Bali, Sapi Limosin dan sapi brahman. Karena jenis jenis sapi tersebut memiliki susunan tulang yang besar dan memiliki daging yang padat. Sehingga tidak heran jika sangat banyak jenis jenis sapi tersebut yag sering digunakan sebagai sapi pedaging atau sapi potong.

Pemilihan bibit juga harus tepat dan benar. Karena jika salah dalam memilih bibit atau bakalan untuk di ternak atau penggemukan yang tidak baik, maka pengeluaran akan jauh lebih banyak. Untuk menghindari kerugian tersebut tentu anda harus jelih dalam memilih bibit sapi. Dan berikut adalah beberapa cara untuk pemilihan bibit sapi atau bakalan sapi berkualitas yang baik dan benar.

  1. Sapi harus memiliki produktivitas yang tinggi baik lokal ataupun persilangan. Salah satu jenis yang digunakan peranakan ongole (PO) dan Madura.
  2. Pilihlah sapi jantan, karena tujuannya adalah penggemukan dan sapi jantan untuk pertumbuhan lebih cepat jika di bandinkan sapi betina.
  3. Pilih sapi yang mudah yang berumur sekitas 1 sampai 2,5 tahun dengan total bobot kurang lebih 200 kg. Karena pada usia tersebut memiliki tekstur daging yang lebih halus, kangungan lemak rendah dan warna lemaknya mudah sehingga mampu menghasilkan keempukan daging yang lebih baik.
  4. Sapi sehat dan tidak ada cacat mental ataupun fisik.
  5. Tidak terlalu kurus
  6. Usahakan memegang punggung sapi terlebih dahulu sebelum membeli, karena anda harus memilih punggung sapi yang rapi
  7. Pilih sapi yang semok karena sapi yang semok akan menghasilkan karkas yang banyak.

Pemberian Pakan Khusus Penggemukan Sapi

Cara Penggemukan Sapi Secara Organik Agar Cepat Panen

Pemberian pakan atau menu pakan ternak yang berkualitas tentu akan berpengaruh pada kualitas ternak yang dihasilkan nantinya. Hal yang perlu anda ingat bahwa pakan ternak merupakan sarana produksi yang paling penting untuk menunjang keberhasilan bisnis dengan cara penggemukan sapi. Untuk mempercepat proses penggemukan pada sapi potong, tentu anda bisa menggunakan pakan hijauan dan pakan konsentrat agar dapat menghasilkan Ternak Berkualitas.

Karena memang pakan merupakan sumber protein yang diubah menjadi energi untuk menunjang pertumbuhan sapi. Mutu dan jumlah pakan ternak sapi yang diberikan tentu harus mencukupi dan tidak boleh kekurangan. Sehingga energi yang dihasilkan dapat diubah dalam bentuk daging dan lemak oleh sapi yang kita pelihara. Berikut adalah hal yang harus anda ketahui dalam pemilihan pakan ternak sapi.

  • Pakan ternak sapi harus mudah untuk di peroleh
  • Mengandung zat gizi
  • Harus ada setiap waktu dan harga terjangkau
  • Pakan ternak sapi dapat di gantikan dengan yang lain yang mengandung gizi yang sama
  • Pakan ternak sapi tidak beracun, tidak di palsukan dan tidak rusak.

Penggemukan sapi dengan Cara Penggemukan Sapi Secara Organik juga harus dilengkapi dengan pakan hijauan. Karena memang hijauan merupakan bahan pokok utama untuk ruminansia yang pada umumnya terdiri dari dedaunan, rerumputan atau kacang kacangan. Setiap harinya sapi memerlukan 10% sampai 12% pakan hijauan dan pakan tambahan 1% sampai 2% dari berat bobot badannya itu sendiri.

Untuk pemberian pakan hijauan juga bisa anda lakukan sebanyak 3x sehari. Dan untuk pakan tambahan bisa anda berikan sebelum pakan hijauan diberikan. Nah, jika anda ingin melakukan usaha ternak sapi tanpa ngarit atau mencari rumput. Anda bisa baca panduannya di Ternak Sapi Tanpa Ngarit Rumput, karena disana anda bisa mendapatkan bagaimana caranya melakukan ternak sapi tanpa harus ngarit atau mencari rumput.

Pengendalian Dan Pencegahan Penyakit Pada Sapi

Cara Penggemukan Sapi Secara Organik Agar Cepat Panen

Dalam melakukan usaha ternak apapun, tentu tidak lepas dari yang namanya penyakit ataupun hama. Mulai dari penyakit yang sudah di tangani dan ada juga yang sampai menyebabkan kematian pada ternak tersebut. Untuk mengurangi resiko kerugian yang besar, tentu pengendalian penyakit terutama dengan menjaga kesehatan ternak sehingga tidak akan menimbulkan kerugian bagi para selaku peternak.

Berikut adalah tindakan pencegahan penyakit yang bisa anda lakukan.

  • Menjaga kebersihan dan peralatan kandang sapi potong serta memandikan sapi.
  • Karantina sapi yang sakit dan yang mengobati sapi yang sakit agar tidak menular ke sapi yang lainnya.
  • Kontrol secara rutin kesehatan sapi dan lakukan vaksinasi.

Dengan adanya informasi yang saya bahas ini tentu akan bisa lebih memudahkan anda untuk mencari solusi bagaimana cara untuk melakukan ternak dan menggunakan sapi dengan Cara Penggemukan Sapi Secara Organik. Untuk anda yang ingin mencari informasi yang lebih lengkap lainnya seputar cara beternak. Anda bisa kunjungi selalu Panduan Cara Beternak, karena disana anda bisa mendapatkan informasi lengkap seputara cara beternak dan cara merawat hewan peliharaan.

Related Post

  • Langkah Langkah Budidaya Kepiting Soka Yang Tepat 150x150

    Langkah Langkah Budidaya Kepiting Soka Yang Tepat

    Belajar Beternak - Ingin melakukan usaha budidaya kepiting soka tetapi belum mengerti Langkah Langkah Budidaya Kepiting Soka Yang Tepat ?. Tentu semua para pecinta kuliner mengetahui apa itu kepiting
  • Tips Ternak Bebek Pedaging Agar Sukses 150x150

    Tips Ternak Bebek Pedaging Agar Sukses

    Belajar Beternak - Informasi yang kali ini akan saya bahas adalah tentang Tips Ternak Bebek Pedaging Agar Sukses. Melakukan usaha ternak ataupun budidaya apapun, tentu semua orang ingin mendapatkan
  • Cara Ternak Domba Merino Yang Menguntungkan 150x150

    Cara Ternak Domba Merino Yang Menguntungkan

    Belajar Beternak - Cara Ternak Domba Merino Yang Menguntungkan merupakan tema pembahasan yang kali ini akan saya berikan untuk anda yang ingin melakukan usaha ternak domba. Tentu anda bisa simak dan
  • Cara Penggemukan Sapi Secara Organik Agar Cepat Panen 150x150

    Cara Penggemukan Sapi Secara Organik Agar Cepat Panen

    Belajar Beternak - Cara Penggemukan Sapi Secara Organik saat ini merupakan salah satu solusi agar hasil panen sapi bisa lebih cepat dari pada biasanya yang bisa di panen selama kurang lebih 4 sampai
  • Panduan Cara Ternak Kelinci Untuk Pemula 150x150

    Panduan Cara Ternak Kelinci Untuk Pemula

    Belajar Beternak - Panduan Cara Ternak Kelinci Untuk Pemula merupakan artikel yang kali ini akan saya bahas. Sesuai dengan permintaan dari para peternak yang ada di Indonesia yang masih belum
  • Pos-pos Terbaru