Cara Ternak Ikan Patin Agar Cepat Besar

Belajar Beternak – Saat ini tentu sangat banyak sekali Cara Ternak Ikan Patin Agar Cepat Besar dengan metode tertentu. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari beternak ikan patin. Tentu dibutuhkan pemahaman yang cukup untuk memulai budidaya ternak ikan patin. Untuk anda yang memang ingin mengetahui lebih lanjut tentang informasi cara budidaya ikan patin, anda bisa ikuti terus artikel saya kali ini. Lobang Belut

Cara Ternak Ikan Patin Agar Cepat Besar

Ikan patin merupakan adalah jenis ikan konsumsi  air tawar yang sangat digemari di Indonesia. Ikan ini masuk kedalam kelompok ikan berkumis yang sangat mudah untuk di budidayakan di berbagai jenis kolam. Ikan patin tergolong sebagai ikan catfish karena perilaku yang dimilikinya.

Ikan lain yang memiliki golongan sama dengan ikan patin adalah ikan lele yang tentu juga sangt populer dan sangat sering dijumpai di pasaran. Kedua ikan tersebut adalah ikan nocturnal atau aktif pada malam hari. Jadi jika anda pernah melakukan budidaya ternak ikan lele, tentu anda tidak akan mengalami kesulitan untuk memulai ternak ikan patin dengan lebih mudah.

Nah, bagi anda yang selama ini ingin memulai ternak ikan patin tetapi masih belum mengetahui bagaimana Cara Ternak Ikan Patin. Tentu melalui informasi yang kali ini saya bahas anda akan bisa lebih mudah untuk memahami langkah langkah awal yang harus anda pahami jika ingin memulai ternak ikan patin.

Pilih Indukan Ikan Patin Berkualitas

Cara Ternak Ikan Patin Agar Cepat Besar

Sebelum melakukan pemijahan, tentu anda harus memilih terlebih dahulu calon bakalan indukan yang berkualitas. Calon indukan ikan patin sebaiknya di pelihara terlebih dahulu dengan sistem pemeliharaan secara intensif. Selama indukan ikan betina ataupun indukan jantan dipelihara, pastikan indukan diberikan jenis pakan khusus dengan kandungan protein tinggi.

Selain itu, indukan juga harus diberikan rucah dua kali dalam seminggu dengan jumlah 10% dari total bobot ikan. Hal ini tentu bertujuan untuk mempercepat proses kematangan gonad. Berikut adalah beberapa ciri ciri dan indukan Cara Ternak Ikan Patin yang berkualitas. QBandar Login

Ikan Patin Betina

  • Berumur 3 tahun dengan bobot sekitar 1,5 sampai 2 kg
  • Perut ikan membesar dengan posisi mengarah ke anus
  • Jika diraba, perut ikan akan terasa empuk dan halus
  • Kloaka berwarna merah dan bengkak
  • Kulit perut terasa lembek dan tipis
  • Jika ditekan pada kloaka akan mengeluarkan telur

Ikan Patin Jantan

  • Ikan patin berumur minimal 2 tahun dengan bobot kurang lebih 1,5 sampai 2 kg
  • Pada kulit perutnya terasa lembek dan tipis
  • Jika perutnya diurut kebawah, maka akan mengeluarkan cairan sperma berwarna putih
  • Kelamin lebih bengkak dan berwarna merah tua

Mempersiapkan Hormon Perangsang Dan Mengawinkan Ikan Patin

Cara Ternak Ikan Patin Agar Cepat Besar

Hormon perangsang ini tentu dapat dibuat dari kelenjar hipofise ikan mas, kelenjar hipofise ini dapat ditemukan dibagian dalam otak ikan mas yang memiliki ciri warna putih dan berukuran kecil. Anda bisa mengambil kelenjar ini dengan hati hati dengan menggunakan pinset, lalu masukan pada tabung kecil lalu haluskan dengan cara di tumbuk.

Setelah itu, anda bisa mencapur dengan air murni (aquades) yang bisa di dapatkan di apotek terdekat. Jika hormon perangsang telah disiapkan. Anda bisa mengambil dengan menggunakan jarum suntik kemudian di suntik pada bagian punggung ikan patin betina. Cara Ternak Ikan Patin selanjutnya, ikan patin pun telah siap untuk di pijahkan. Setelah dilakukan kawin suntik ini, maka indukan ikan patin betina akan terangsang untuk mengeluarkan telur telurnya yang akan di buahi oleh ikan patin jantan. Info Tempat Liburan

Penetasan Telur Ikan Dan Perawatan Larva Ikan Patin

Cara Ternak Ikan Patin Agar Cepat Besar

Setelah telur telah dibuahi, maka biasa telur akan menetas dalam waku kurang lebih 4 hari. Selama proses penetasan berlangsung, tentu anda bisa sering memeriksa kualitas dan kondisi di air. Berikut adalah tahap merawat ikan patin dan Cara Ternak Ikan Patin dengan mudah.

  1. Setelah semua telur telah menetas dan menjadi larva, tentu anda bisa segera memisahkan larva tersebut ke akuarium yang berisi air sumur dan dilengkapi dengan aerator. Kepadatan benih di akuarium bisa mencapai 500 ekor untuk akuarium yang berukuran 80 x 45 cm.
  2. Agar suhu akuarium tetap bisa terjaga dengan baik, anda bisa memasang heater pada akuarium
  3. Benih atau larva yang baru berumur 1 hari tidak perlu diberikan makan, karena mereka telah membawa makanan cadangan didalam tubuhnya berupa kunging telur atau yolk sac.
  4. Setelah larva berumur 3 hari, larva harus diberikan pakan tambahan berupa emulsi dari kuning telur ayam yang direbus. Selanjutnya setelah larva cukup besar dan sudah bisa diberikan pakan tambahan berupa makanan hidup seperti jentik nyamuk atau kutu air

Tahap Pendederan Ikan Patin

Cara Ternak Ikan Patin Agar Cepat Besar

Pada tahap ini, tentu telah waktunya benih ikan patin untuk di pindahkan ke kolam tebar atau kolam bak dengan dasar tanah atau lumpur. Pemilihan media kolam tanah ini tentu bertujuan agar benih ikan patin bisa mendapatkan pakan alami berupa plankton dan tanaman air. Jika anakan ikan patin sudah mulai terlihat besar dengan ukuran 10 sampai 20 cm. Tentu anda sudah bisa langsung ke tahap pembesaran ikan patin. Panduan Cara Beternak

Tahap Pembesaran Dan Perawatan Ikan Patin

Cara Ternak Ikan Patin Agar Cepat Besar

Pada awal penebaran, ikan patin tidak perlu diberikan pakan dahulu selama 3 hari. Anda bisa membiarkan terlebih dahulu ikan patin untuk memakan pakan alami yang telah disediakan. Setelah itu, pemberian pakan dapat anda lakukan 3 kali dalam sehari dengan takaran 30% dari bobot badan ikan tersebut.

Setelah 2 minggu lakukan pengecekkan pada bobot ikan patin dengan cara menangkap dan menimbang. Lalu pemberian pakan bisa ditingkatkan sesuai dengan bobot tubuhnya. Cara Ternak Ikan Patin dengan cara ini tentu bisa anda ulang ulang setiap 2 minggu sekali hingga tiba masa panen.

Untuk hama dan penyakit memang merupakan masalah yang selalu dialami oleh para peternak ikan dalam membudidayakan ikan. Hama yang sering mengancam yaitu adalah hama pemangsa seperti anjing, angsa, bebek dan hewan lainnya. Cara mencegahnya tentu anda bisa memasang pembatas atau pagar agar hewan hewan pemangsa tidak masuk ke dalam kolam.

Sedangkan untuk penyakit, cara untuk melakukan penanggulangan penyakit kita bisa membeli obat obatan khusus untuk ikan patin sesuai dengan jenis penyakit yang sering menyerang. Namun biasanya penyakit yang menyerang ikan patin adalah penyakit yang tidak menular, sehingga anda tiak perlu khawatir akan mengganggu ikan lainnya.

Panen Ikan Patin

Cara Ternak Ikan Patin Agar Cepat Besar

Dalam budidaya ikan patin, ikan patin yang sudah siap untuk di panen biasanya memiliki ukuran 500 gram sampai 1 kg per ekor. Namun anda juga dapat menyesuaikan dengan permintaan pasar yang ada. Sebaiknya usahakan panen lah ikan patin tidak lebih dari 1 kg, karena pada umur tersebut konsumsi pakan akan lebih tinggi.

Beberapa informasi tentang Cara Ternak Ikan Patin yang telah saya bahas diatas tentu bisa anda pahami jika memang anda ingin lebih sukses untuk memulai ternak ikan patin dirumah dan di lahan yang pas pasan. Dan untuk anda yang juga ingin mencari informasi yang lebih lengkap tentang cara beternak. Tentu anda bisa kunjungi selalu blog saya ini Panduan Belajar Beternak, karena disini anda bisa mendapatkan informasi terupdate setiap harinya.

Related Post

  • 10 Jenis Jenis Ikan Yang Ada Sejak Zaman Prasejarah 150x150

    10 Jenis Jenis Ikan Yang Ada Sejak Zaman Prasejarah

    Belajar Beternak - Sudahkah anda mengetahui 10 Jenis Jenis Ikan Yang Ada Sejak Zaman Prasejarah yang mungkin sampai saat ini masih hidup ?. Untuk anda yang memang belum mengetahui ikan ikan apa saja
  • Tips Merawat Ikan Louhan Agar Menang Kontes 150x150

    Tips Merawat Ikan Louhan Agar Menang Kontes

    Belajar Beternak - Ingin ikan louhan anda menang saat mengikuti kontes ? Tips Merawat Ikan Louhan Agar Menang Kontes yang kali ini saya bahas mungkin bisa membantu anda untuk mendapatkan bagaimana
  • Budidaya Ikan Kerapu Di Keramba Jaring Apung 150x150

    Budidaya Ikan Kerapu Di Keramba Jaring Apung

    Belajar Beternak - Melakukan Budidaya Ikan Kerapu Di Keramba Jaring Apung saat ini memang tidak banyak dilakoni oleh masyarakat di Indonesia. Ikan kerapu merupakan jenis ikan laut yang memang sangat
  • Budidaya Ikan Gurame Dikolam Terpal Dilahan Sempit 150x150

    Budidaya Ikan Gurame Dikolam Terpal Dilahan Sempit

    Belajar Beternak - Melakukan Budidaya Ikan Gurame Dikolam Terpal memang belum banyak yang melakukannya. Karena memang pada umumnya ikan gurame biasanya dibudidayakan dengan menggunakan kolam tanah.
  • Ikan Hias Air Tawar Tercantik Di Dunia 150x150

    Ikan Hias Air Tawar Tercantik Di Dunia

    Belajar Beternak - Apakah anda sudah mengetahui jenis jenis Ikan Hias Air Tawar Tercantik Di Dunia yang ada diseluruh dunia ?. Jika memang anda belum mengetahui ikan hias air tawar apa saja yang
  • Pos-pos Terbaru