Panduan Ternak Kambing Dengan Cara Modern

Belajar Beternak – Mencari Panduan Ternak Kambing dengan menggunakan cara modern memang tidak mudah. Karena usaha peternakan kambing saat ini masih banyak sekali yang dilakukan dengan cara tradisional. Tentu hal ini sangat disayangkan, mengingat bahwa peluang usaha ternak kambing dengan ara modern sangat terbuka lebar dan tentunya sangat menguntunkan dalam segi apapun.

Panduan Ternak Kambing Dengan Cara Modern

Melakukan usaha ternak kambing dengan cara modern merupakan salah satu solusi agar dapat memenuhi kebutuhan atau permintaan daging kambing dipasar yang sangat tinggi. Selain itu, beternak kambing dengan cara modern juga memiliki banyak keunggulan yaitu efisiensi biaya, waktu, tenaga kerja, pakan dan manajemen pengelolaan. Dan jika anda ingin cara penggemukan domba, anda bisa baca artikel kami di Cara Penggemukan Pada Domba Dengan Cepat.

Ternak kambing dengan cara modern ini tentu dapat di terapkan dalam berbagai usaha dalam berbagai skala seperti skala usaha kecil, usaha menengah, hingga dalam usaha skala besar. Usaha ternak kambing juga dapat dilakukan oleh siapapun dan dimana saja, karena memang kita ketahui bahwa saat ini sangat banyak yang melakukan ternak kambing dengan cara tradisional bukan dengan cara modern.

Untuk melakukan usaha ternak kambing dengan cara modern tentu juga membutuhkan persyaratan tertentu selayaknya ternak kambing tradisional. Melalui penerapan teknologi dan inovasi terkini, tentu ternak kambing dengan cara modern lebih intensif dan sangat cocok untuk anda terapkan. Untuk itu disini saya akan memberikan Panduan Ternak Kambing dengan menggunakan cara modern.

Manajemen Kandang Kambing

Panduan Ternak Kambing

Kandang merupakan hal utama yang harus diperhatikan dalam usaha ternak kambing. Karena memang kandang adalah tempat istirahat, termpat berkembang biak dan tempat berlindung bagi para hewan pemangsa seperti anjing. Sebagai tempat istirahat dan berlindung, tentu kandang juga harus kuat. Berikut adalah syarat kandang kambing yang harus anda perhatikan.

  1. Tempat yang cukup tinggi dan terhindar dari genangan air.
  2. Jaraknya jauh dari rumah atau sumur
  3. Mendapatkan cukup sinar matahari pagi
  4. Terlindung dari tiupan angin langsung terutama pada saat malam hari.

Ukuran kandang kambing juga harus anda sesuaikan dengan berapa populasi jumlah kambing yang ingin anda ternak. Ukuran kandang kambing modern tidak membutuhkan ukuran yang besar. Karena dalam pemeliharaan kambing dengan cara modern berbeda dengan beternak dengan cara tradisional. Pemeliharaan kebersihan kandang kambing juga sangat lebih mudah.

Kandang kambing tentu bisa anda buat dengan model atau jenis kandang panggung. Karena kandang ini lebih mudah dalam hal menjaga kebersihan kandang. Dalam membuat kandang tentu anda bisa membuat jangan terlalu besar atau relatif kecil dengan populasi maksimak. Karena hal ini akan mengurangi ruang gerak bagi kambing agar pertumbuhan lebih cepat dan dapat menghasilkan Ternak Berkualitas.

Hal ini juga bermanfaat pada pakan yang diberikan menjadi cadangan energi berupa daging, lemak, dan yang akan menjadi kotoran hanya sedikit. Sehingga tentu tidak banyak pakan yang terbuang karena aktivitas gerak kambing. Dengan adanya Panduan Ternak Kambing yang kali ini saya bahas tentu anda bisa lebih mudah mempercepat penggemukan pada ternak kambing anda dirumah.

Pemilihan Bibit Kambing Bekualitas

Panduan Ternak Kambing

Dalam pemilihan bibit kambing yang memang hanya bertujuan untuk di gemukkan. Tentu adalah hal yang sangat penting, karena memang pemilihan bibit kambing yang berkualitas akan menentukan keberhasilan pada usaha ternak penggemukan kambing dengan cara modern ini. Sebelum anda memulai usaha ternak kambing, tentu pemilihan bibit yang berkualitas harus memenuhi syarat sebagai berikut.

  • Anakan kambing atau Cempe berumur lebih dari 6 bulan
  • Memiliki ekor gemuk dan bukan yang berbentuk cambuk
  • Badan panjang dan jantan lebih diutamakan dalam pemilihan badan yang panjang
  • Tegap dan sehat serta tidak ada cacat fisik

Memilih anakan kambing yang berusia lebih dari 6 bulan memang sangat penting. Karena pada usaia ini anakan kambing sudah memasuki periode pembentukan daging, sehingga lebih cepat untuk proses penggemukan nantinya. Dan kenapa pada Panduan Ternak Kambing ini tidak disarankan untuk memilih anakan kambing yang kurang dari umu 6 bulan ?. Karena dalam usia ini anakan kambing masih dalam periode pembentukan tulang, sehingga membutuhkan waktu yang memang cukup lama dalam proses penggemukan.

Pemberian Pakan Kambing

Panduan Ternak Kambing

Untuk pemberian pakan pada ternak kambing yang di ternak sercara modern, khususnya penggemukan tentu dapat diberikan berupa hijauan, konsentrat ataupun pakan fermentasi. pada pemberian pakan fermentasi pakan kambing ini berguna sebagai pengganti makanan ternak ( PMT ). Untuk kombinasi pakan kambing yang baik yaitu kombinasi antara fermentasi pakan kambing dan konsentrat.

Fermentasi pakan kambing dan konsentrat tentu dapat memenuhi kebutuhan protein dan serat kasar yang sangat dibutuhkan dalam proses penggemukan kambing. Fermentasi juga sangat berguna untuk menyeimbangkan pengeluaran yang tinggi dari pakan konsentrat (Efisiensi). Karena pakan fermentasi adalah pakan yang bisa didapatkan dengan harga yang sangat murah.

Frekuensi pemberian pakan bergantung pada jenis pakan yang diberikan. Hal yang terpenting adalah kebutuhan pakan terpenuhi dan diberikan secara rutin dengan mempertimbangkan kandungan nutrisi dari pakan yang diberikan.

Pembuatan Pakan Fermentasi Pakan Kambing

Panduan Ternak Kambing

Pembuatan pakan fermentasi pada kambing tentu bisa anda dapatkan dari limbah limbah pertanian seperti jerami padi, batang pisang, kulit kakao dan masih banyak lagi yang bisa digunakan sebagai bahan fermentasi pembuatan pakan ternak secara modern. Berikut adalah Panduan Ternak Kambing dan bagaimana cara untuk membuat bahan pakan fermentasi pakan kambing secara modern.

Bahan Fermentasi Pakan

  1. 100 kg jerami padi
  2. 0,5 kg molases
  3. 1 liter suplemen organik cair GDM spesialis ternak
  4. Air secukupnya

Alat Fermentasi Pakan

  1. Pisay atau alat untuk mencacah jerami padi
  2. Drum atau wadah tertutup
  3. Bak atau wadah terbuka

Cara Membuat Fermentasi Pakan Kambing

  • Cuci jerami padi dengan air mengalir, karena hal ini berguna untuk menghilangkan kotoran yang tentu dapat mengganggu proses fermentasi pakan
  • Keringkan dan angin anginkan jerami padi hingga kadar airnya sedikit berkurang dan terhindar dari kotoran yang bisa mengganggu proses fermentasi
  • Cacah kasar jerami padi berukuran sekitar 8 sampai 10 cm. Usahakan jangan cacah jerami padi terlalu kecil, karena ukuran jerami padi yang terlalu kecil dapat menurunkan nafsu makan kambing.
  • Masukan jerami padi kedalam bak atau wadah terbuka yang telah disediakan
  • Tambahkan molases, 1 liter suplemen organik cair GDM spesialis ternak dan air secukupnya
  • Aduk hingga jerami padi dan bahan yang telah di dibuat tercampur hingga merata
  • Masukan kedalam wadah tertutup lalu kemudian simpan dan diamkan selama satu minggu dan pakan fermentasi yang telah dibuat bisa dapat digunakan.

Perawatan Dan Pemeliharaan Kambing

Panduan Ternak Kambing

Melakukan ternak kambing secara modern tentu harus dengan manajemen pemeliharaan yang pas dan baik. Perawatan ternak memang sangat dibutuhkan untuk menjamin keberhasilan dalam proses penggemukan ternak kambing secara modern. Karena beternak kambing secara modern berbeda dengan ternak kambing dengan cara tradisional yang memang hampir tidak begitu diperhatikan perawatannya. Untuk tindakan perawatan tentu bisa berupa pencukuran bulu, pemotongan kuku, dan perawatan lainnya.

Memandikan ternak kambing tentu juga harus anda lakukan dalam setahun minimal 2 kali. Ternak yang kotor karena tidak pernah dimandikan tentu akan lebih mudah untuk terserang penyakit karena disebabkan oleh jamur dan bakteri. Untuk itulah tindakan memandikan dan memotong kuku ternak kambing juga sangat penting untuk anda lakukan. Memandikan kambing juga bertujuan agar penyakit yang berasal dari parasit atau jamur yang bersarang di kuku atau bulu dapat di cegah.

Untuk anda yang ingin mendapatkan informasi Panduan Ternak Kambing secara lengkap. Anda juga bisa baca di Panduan Cara Beternak, disana anda bisa mendapatkan semua informasi tentang bagiamana cara untuk melakukan ternak dan bagaimana cara untuk merawat hewan peliharaan juga bisa anda dapatkan.

Related Post

  • Cara Ternak Burung Dara Pedaging 150x150

    Cara Ternak Burung Dara Pedaging

    Belajar Beternak - Usaha ternak burung dara mungkin belum banyak dilakukan masyarakat saat ini. Tetapi dengan adanya informasi Cara Ternak Burung Dara Pedaging seperti yang kali ini akan saya bahas.
  • Teknik Budidaya Ikan Gabus Dengan Sangat Mudah 150x150

    Teknik Budidaya Ikan Gabus Dengan Sangat Mudah

    Belajar Beternak - Teknik Budidaya Ikan Gabus Dengan Sangat Mudah adalah informasi yang kali ini akan saya bahas. Karena memang ada beberapa masyarakat yang ingin belajar mengenai bagiamana cara
  • Cara Budidaya Cacing Sutra Tanpa Menggunakan Media Lumpur 150x150

    Cara Budidaya Cacing Sutra Tanpa Menggunakan Media Lumpur

    Belajar Beternak - Belum mengerti bagaimana Cara Budidaya Cacing Sutra Tanpa Menggunakan Media Lumpur yang bisa dilakukan dengan cara yang sangat mudah ?. Jika memang anda ingin melakukan usaha
  • Cara Budidaya Lebah Madu Dengan Cara Mudah 150x150

    Cara Budidaya Lebah Madu Dengan Cara Mudah

    Belajar Beternak - Pernahkah anda berpikir bagaimana Cara Budidaya Lebah Madu yang harus dilakukan ?. Saat ini melakukan usaha budidaya lebah madu memang tidak banyak dilakoni oleh seluruh masyrakat
  • Tips Cara Ternak Kambing Etawa Hingga Panen 150x150

    Tips Cara Ternak Kambing Etawa Hingga Panen

    Belajar Beternak - Pada informasi tentang Tips Cara Ternak Kambing Etawa Hingga Panen ini saya akan memberikan sebuah solusi bagi anda para peternak yang ada di Indonesia. Melakukan usaha ternak
  • Pos-pos Terbaru